 |
| Suasana di Kereta Pemberangkatan Awal |
Melanjutkan perjalanan. Perjalanan berjalan lancar, walaupun agak
telat karena sempat berhenti agak lama ganti kontainer di Jebres sampailah di
stasiun Probolinggo Jawa Timur pada waktu magrib. Pengalaman di kereta
merupakan pengalaman yang mengasikkan.
Selama perjalanan bertemu dengan
berbegai orang dengan tujuan yang berbeda-beda. Kegiatan selama dikereta, kita
sempat ngobrol dengan mas Dian (UGM Kehutanan 2009) yang mau kegiatan lapangan,
mas Nursit dan geng nya yang mau ke bromo juga, maen poker bareng dan berhenti
di setiap stasiun sekedar mengisi kekosongan. Yang asik lagi waktu itu adalah
ngelihat petugas di kereta yang lagi menginspeksi pedagang. Waktu terasa
singkat, akhirnya sampai juga di destinasi pertama. Tanpa menunggu waktu
terbuang kita segera solat dan bersiap menuju TKP (rumah teman kita dinda).Dari
stasiun menuju rumah Dinda dijemput mobil (bapaknya) dan beberapa naik becak.
Kita diijinkan menginap di rumahnya, makan dan melakukan aktivitas selama
berada disana. Memang baik banget keluarga teman kita ini. Hehe.. Makasih yo
din.
 |
| Seruni Point Penanjakan Bawah |
Perjalanan menuju Bromo. Sebelum ke bromo kita harus tidur dulu
karena perjalanan kita mulai pagi hari jam 1 (memang begitulah paketnya). Jam 1
kita bangun. Jam 2 berangkat ke bromo naik mobil travel. Perjalanan malam yang
menyenangkan (tidur dijalan, tidak tahu apa-apa). Jam 3 sampai di tempat
transit travel. Perjalanan selanjutnya adalah naik jeep (pengalaman pertama
naik jeep maann). Sekitar stengah jam berlalu jeep yang dinanti akhirnya datang
juga, dan kita segera berangkat menuju puncak seruni. Karena travel yang kita
pakai ini adalah langganan kakaknya dinda (sebut saja mbak Novita), jadi
semuanya sudah diatur rapi oleh dinda selaku adiknya. Baik banget yo.. Tapi
tetep bayar. Biaya perorang untuk perjalanan ini sebesar Rp 100.000,00.
Perjalanan menuju penanjakan. Sampai di penanjakan sekitar jam 5 pagi. Suasana
hujan dan berkabut, tanahnya juga licin, sehingga sulit untuk dapat melaluinya.
Bahkan sampai di puncak seruni bawah kabut semakin tebal dan beberapa ada yang
terpeleset dan jatuh. Suasana di sana ramai pengunjung (mungkin sedang musim
liburan, terutama untuk mahasiswa setingkat). Jam 6 saatnya turun, kabut juga
mulai turun. Sambil kita turun perlahan karena masih licin tidak lupa mengambil
foto kenang2an.
#Tips: hati-hati ranjau darat
(eex kuda)
Perjalanan dilanjutkan jam 6.10
dengan jeep melewati lautan pasir. Sampai di Bromo skitar jam 6.30 (sedikit
telat dari jadwal karena keasikan foto-foto).
#tips: kalau ditarik pembayaran
masuk obyek bilang saja sudah, karena memang sudah sepaket seharga Rp
100.000,00 dengan travelnya. Nego sebisa mungkin. Hati-hati penipuan.
Pemandangan yang menawan, tapi
sayang sekali karena kurang beruntung kabut tebal turun lagi dan akhirnya tidak
jadi menuju puncak Bromo. Walau rasa kecewa ada karena tidak bisa sampai
puncak, hati tetap senang karena masih bisa main angin dan foto-foto. Waktu
menunjukkan pukul 9 dan saatnya pulang (paketnya Cuma sampai jam 9).
#tips: kalau mau ke bromo lagi
saat bulan Agustus saat tidak hujan.
 |
| Suasana Bromo Pagi Hari |
Sisa hari dugunakan untuk main
dan karena sore harinya hujam maka Cuma bisa keluar saat malam. Jam 8 malam
keluar jajan dan sekitar jam 10 kita kedatangan tamu istimewa, teman kita
lainnya Ira (yang nantinya akan menjadi guide di perjalanan Bali). Hari itu Ira
ulang tahun, selamat yaaa.. Selamat istirahat juga untuk hari ini.